20 Penyedia Mendaftar Beauty Contest Alat Kesehatan, Bukti RSUD Ar Rozy Terapkan Pengadaan yang Transparan, Objektif, dan Berorientasi pada Kualitas

20 Penyedia Mendaftar Beauty Contest Alat Kesehatan, Bukti RSUD Ar Rozy Terapkan Pengadaan yang Transparan, Objektif, dan Berorientasi pada Kualitas

Kota Probolinggo – RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Beauty Contest (presentasi dan demo produk) alat kesehatan dalam rangka pengadaan Infus Pump dan Elektrokardiografi (EKG) yang bersumber dari Anggaran BLUD Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2026, di Ruang Pertemuan RSUD Ar Rozy.

Dalam pelaksanaan beauty contest ini, RSUD Ar Rozy mengundang 20 calon penyedia alat kesehatan yang bergerak di bidang penyediaan Infus Pump dan Elektrokardiografi (EKG). Seluruh penyedia diberikan kesempatan yang sama untuk mempresentasikan produk, mendemonstrasikan cara kerja alat, serta menjelaskan keunggulan masing-masing merek yang ditawarkan. Adapun calon penyedia yang diundang meliputi PT. Buana Kreasindo Utama, PT. Harlisa Anugerah Sejati, PT. Medtek Healthcare, PT. Intisumber Hasil Sempurna Global, PT. Arkan Jaya Nusantara, PT. Dwiasri Graha, PT. Enam Pejuang Alkes, PT. Segar Mandiri Abadi, PT. Enseval Medika Prima, PT. Wahana Rizky Gumilang, PT. Sukses Abiyu Sejahtera, PT. Triputra Aman Makmur, PT. Anugerah Prima Medika, PT. Indomedik Niaga Perkasa, PT. IDS Medical Systems Indonesia, PT. Berito Jaya Medika, PT. Poly Jaya Medikal, PT. Azken Indonesia, PT. Hospi Medik Indonesia, PT. Tuth Jaya Lestari, dan PT. B. Braun.

Dari seluruh calon penyedia tersebut, sebanyak 20 penyedia melakukan pendaftaran untuk mengikuti proses beauty contest. Namun, menjelang pelaksanaan presentasi terdapat 2 calon penyedia yang mengundurkan diri, yaitu PT Arkan Jaya Nusantara dan PT Azken Indonesia, karena produk yang akan dipresentasikan merupakan produk AKL (Alat Kesehatan Luar Negeri) atau non-TKDN, sehingga tidak memenuhi persyaratan pengadaan yang mengutamakan produk dengan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Selama kegiatan berlangsung, masing-masing penyedia mempresentasikan produk unggulannya dengan merek, spesifikasi, teknologi, serta fitur yang berbeda-beda. Selain pemaparan materi, para peserta juga melakukan demonstrasi penggunaan alat sehingga tim penilai dapat melihat secara langsung performa, keunggulan, dan kemudahan operasional setiap produk.

Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pengadaan Alat Kesehatan, dr. Isna Hajar Mursyidah, menjelaskan bahwa beauty contest merupakan tahapan penting sebelum proses pengadaan dilaksanakan.

"Beauty contest ini bukan sekadar ajang presentasi produk, tetapi menjadi sarana bagi rumah sakit untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap berbagai pilihan alat kesehatan yang tersedia di pasaran. Setiap penyedia diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan keunggulan produknya sehingga tim dapat membandingkan kualitas, teknologi, serta dukungan layanan purna jual secara langsung," ujar dr. Isna.

Lebih lanjut, dr. Isna menjelaskan bahwa pemilihan alat kesehatan tidak hanya mempertimbangkan satu aspek saja. Tim penilai akan memilih produk yang memberikan nilai terbaik berdasarkan beberapa indikator utama.

"Produk yang nantinya dipilih adalah yang memiliki kualitas terbaik, harga yang sesuai dengan pagu anggaran, mudah dioperasikan oleh tenaga kesehatan (user friendly), memiliki layanan purna jual yang baik, serta memenuhi seluruh persyaratan legalitas dan ketentuan TKDN. Dengan demikian, alat kesehatan yang dibeli benar-benar mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi rumah sakit," jelasnya.

Selain kualitas produk, tim penilai juga memperhatikan aspek keamanan pasien, kemudahan perawatan alat, ketersediaan suku cadang, kesiapan teknisi, masa garansi, serta kecepatan layanan apabila terjadi gangguan pada alat. Seluruh aspek tersebut menjadi bahan pertimbangan agar investasi alat kesehatan yang dilakukan rumah sakit memberikan manfaat optimal bagi pelayanan.

Melalui beauty contest ini, RSUD Ar Rozy menegaskan komitmennya untuk melaksanakan proses pengadaan yang transparan, objektif, kompetitif, dan akuntabel, sekaligus memastikan setiap alat kesehatan yang dibeli benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelayanan medis di rumah sakit. Adapun pengadaan tahun 2026 meliputi 20 unit Infus Pump dan 6 unit Elektrokardiografi (EKG) yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya.

LINK TERKAIT